Sering kita mendengar ungkapan, "Mengapa India? Bukankah lebih baik belajar dari China atau Korea Selatan yang jelas-jelas lebih maju dalam bisnis, budaya pop, dan pendidikan?" Memang benar, kita harus belajar dari berbagai sumber, terutama negara-negara yang berkembang pesat seperti dua negara Asia Timur tersebut. Namun, jangan salah, ada hal yang sangat menarik yang patut dipelajari dari India, negara dengan populasi terbesar di dunia saat ini.
India, yang dikenal sebagai "IT Hub Nation" atau Lumbung IT Dunia, memiliki potensi luar biasa yang sering terlewatkan. Alih-alih terfokus pada sisi negatif yang sering muncul di FYP TikTok, mari kita lihat prestasi luar biasa mereka. Sebagai contoh, coba cari tahu tentang Sundar Pichai, CEO Alphabet Inc. (induk perusahaan Google), atau Satya Nadella, CEO Microsoft. Kedua produk perusahaan ini pasti sering Anda gunakan.
Pengaruh global India
Ada ungkapan populer yang berbunyi, "Orang India ada di mana-mana, dari Silicon Valley hingga Wall Street, dari PBB hingga NASA." Ini menunjukkan betapa besarnya pengaruh orang India di organisasi-organisasi penting di seluruh dunia. Fakta ini membuktikan ada hal besar dan menarik yang patut dipelajari, terutama bagi pelajar Indonesia yang ingin berperan di kancah global.
Pada tahun 2012, buku berjudul "Chindia: How China and India are Revolutionizing Global Business" mengungkapkan bagaimana kehebatan insinyur India menggemparkan perusahaan-perusahaan Silicon Valley. Banyak perusahaan teknologi yang memindahkan operasinya ke India karena dapat memperoleh talenta yang sama brilian dengan biaya jauh lebih rendah dibandingkan di Amerika.
Keahlian bernarasi
Salah satu keunggulan orang India adalah kemampuan mereka dalam "ngecap" - istilah yang sering digunakan oleh mantan Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan, di podcast-nya "EndGame". Dalam bahasa yang lebih formal, ini merujuk pada kemampuan bernarasi dan membangun argumen yang meyakinkan.
Mungkin ada yang berpendapat, "Bukankah orang Indonesia juga jago ngomong?" Memang benar, tapi yang dimaksud di sini bukan sekadar berbicara, melainkan kemampuan berbicara di kancah internasional dengan alur pembicaraan yang berisi, didukung argumen yang meyakinkan, serta kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni.
Akar keunggulan India
Bagaimana orang India bisa menjadi pendongeng ulung? Jawabannya terletak pada:
1. Tradisi retorika dan debat yang sudah berakar sejak zaman kuno, memupuk pemikiran kritis dan kepercayaan diri.
2. Sistem pendidikan berbasis diskusi antara guru dan murid, yang membangun kebiasaan berpikir kritis dan keterampilan menyampaikan ide.
3. Pelatihan di institusi pendidikan tinggi seperti Indian Institute of Technology (IIT) yang menekankan pemikiran analitis dan kemampuan menyampaikan ide.
4. Penguasaan bahasa Inggris sebagai warisan kolonial, yang memudahkan mereka berkomunikasi di tingkat global.
Penutup
Kemampuan orang India dalam bernarasi dan berkomunikasi hanyalah sebagian kecil dari rahasia kesuksesan mereka di panggung global. Selain kecerdasan yang dimiliki, keahlian ini telah membuka pintu bagi mereka untuk menembus organisasi, perusahaan, dan institusi top dunia.
Bagi kita di Indonesia, ini bisa menjadi inspirasi. Dengan memanfaatkan teknologi dan sumber daya yang ada, kita pun bisa mengembangkan kemampuan berbahasa dan berkomunikasi. Dengan demikian, kita dapat mengubah persepsi Indonesia dari "the Giant Invisible Nation" menjadi negara besar yang dikenal dan dihormati di kancah internasional []
Ibrahim Ibrahim
Muhammad
Sikula
Ayu